Kudus – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ITEKES Cendekia Utama Kudus, institusi menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, dan Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai layanan kesehatan dan edukasi.
Rangkaian kegiatan meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG) cek tekanan darah, glukosa, kolesterol, asam urat, dan pengobatan gratis, serta penyuluhan kesehatan yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat Desa Gondosari. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan sekaligus berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan yang bertugas.
Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber internasional, Prof. Madya Dr. Vivien How dari Universiti Putra Malaysia (UPM). Dalam sesi edukasi, beliau menyampaikan materi mengenai pentingnya upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat serta perlunya kolaborasi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
Kehadiran akademisi dari Universiti Putra Malaysia menjadi nilai tambah dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Melalui perspektif internasional yang disampaikan, peserta memperoleh wawasan baru mengenai pengembangan kesehatan masyarakat dan pentingnya penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini melibatkan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa ITEKES Cendekia Utama Kudus yang secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain menjadi sarana implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, ITEKES Cendekia Utama Kudus berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Gondosari sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Semangat Dies Natalis tidak hanya dimaknai sebagai peringatan hari berdirinya institusi, tetapi juga sebagai momentum untuk terus meningkatkan kontribusi dalam pembangunan kesehatan masyarakat melalui pelayanan, pendidikan, dan kolaborasi di tingkat lokal maupun internasional.